Minggu, 08 Oktober 2017

Permata yg Hilang




   Hatiku memaksa menulis, banyak yang terasa stelah lama q mengenal dirimu.
   Maaf q mencurahkan isi hatiku, hanya semata mengadukn hal, q kirimkan ini tidk untuk dibalas namun bila kau tidk keberatan balaslah perkataan ini. Saya yakin tangan yg begitu lembut, mata yg penuh jejujuran itu tak kn sampai mengecewakan hati, sudihkah engkau menjadi sahabatku, q taw, saya ank yg tak setampan yg lainnya tak sekaya ap yg org miliki, tak se'alim yg kamu tw.
   Tpi insyaallah hatiku sangatlah tulus menemanimu walaupun hanya balasan singkat yg kau berikan, percayalah akan sulit bagimu bertemu hati yg insyaallah sebersih hatiku karna di cuci air mata derita sejak ia kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar